Ratusan warga mendatangi kantor perusahaan daerah air minum guna menyuarakan penolakan mereka atas penyesuaian biaya berlangganan bulanan yang dinilai sangat memberatkan. Tarif Air bersih yang melambung tinggi tanpa diimbangi perbaikan kualitas layanan memicu kejengkelan warga pengguna jasa fasilitas umum milik pemerintah tersebut. Warga menuntut direksi perusahaan daerah untuk segera mengevaluasi kebijakan penyesuaian harga serta memperbaiki pasokan air yang kerap macet di kawasan pemukiman.
Dalam aksi penyampaian aspirasi tersebut, warga membawa tagihan bulanan mereka yang membengkak hingga dua kali lipat dibanding pembayaran pada bulan-bulan sebelumnya. Tarif Air yang naik secara mendadak dianggap tidak masuk akal di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit saat ini. Warga mengancam akan melakukan aksi penolakan pembayaran massal jika tuntutan pembatalan penyesuaian biaya berlangganan ini tidak diindahkan oleh pengelola.
Direktur utama perusahaan daerah air minum menemui perwakilan warga dan menjelaskan alasan teknis di balik penyesuaian biaya operasional pengolahan air bersih tersebut. Tarif Air disesuaikan akibat naiknya harga bahan kimia pengolah air serta biaya listrik operasional pompa distribusi yang membengkak signifikan dalam setahun terakhir. Kendati demikian, pihak perusahaan berjanji akan membawa tuntutan warga ini ke dalam rapat evaluasi bersama pimpinan pemerintah daerah.
Anggota dewan perwakilan rakyat daerah mendesak pemerintah kota untuk menunda penerapan kebijakan penyesuaian biaya berlangganan hingga pelayanan air bersih benar-benar optimal. Kualitas air bersih yang keruh serta aliran air yang sering mati pada jam-jam sibuk harus segera dibenahi sebelum membebankan biaya tambahan kepada warga. Pemerintah daerah diminta hadir memberikan subsidi operasional agar beban biaya hidup rakyat tidak semakin bertambah berat.
Diharapkan ada titik temu yang adil antara tuntutan masyarakat dan kebutuhan operasional perusahaan daerah dalam waktu dekat ini. Pelayanan fasilitas publik dasar seperti pasokan air bersih seharusnya mengutamakan aspek sosial kesejahteraan rakyat di atas kepentingan pencarian keuntungan semata. Komunikasi yang baik antara pengelola dan warga menjadi pilar utama penyelesaian masalah fasilitas daerah ini.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.